Endoftalmitis

Endoftalmitis, Infeksi Mata Serius Yang Mengancam Penglihatan

Endoftalmitis Merupakan Salah Satu Kondisi Medis Pada Mata Yang Tergolong Darurat Dan Memerlukan Penanganan Cepat. Penyakit ini adalah infeksi berat pada bagian dalam bola mata, terutama pada cairan vitreus dan aqueous humor. Meskipun tergolong jarang, kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan penglihatan permanen hingga kebutaan jika tidak ditangani dengan tepat dan segera.

Endoftalmitis umumnya di sebabkan oleh infeksi bakteri atau jamur yang masuk ke dalam mata. Infeksi ini bisa terjadi setelah tindakan medis pada mata, cedera, atau akibat penyebaran infeksi dari bagian tubuh lain. Karena tingkat keparahannya tinggi, pemahaman mengenai penyebab, gejala, dan penanganan endoftalmitis menjadi sangat penting.

Apa Itu Endoftalmitis?

Endoftalmitis adalah peradangan hebat pada jaringan internal mata akibat infeksi mikroorganisme. Berbeda dengan infeksi mata ringan seperti konjungtivitis, endoftalmitis menyerang struktur mata bagian dalam yang sangat sensitif. Kondisi ini menyebabkan reaksi inflamasi berat yang dapat merusak retina dan saraf optik.

Secara umum, endoftalmitis di bagi menjadi dua jenis utama, yaitu endoftalmitis eksogen dan endoftalmitis endogen. Endoftalmitis eksogen terjadi ketika kuman masuk langsung ke mata dari luar, sedangkan endoftalmitis endogen terjadi akibat penyebaran infeksi dari aliran darah.

Penyebab Endoftalmitis

Penyebab paling umum endoftalmitis adalah infeksi bakteri, meskipun jamur juga dapat menjadi penyebab, terutama pada pasien dengan daya tahan tubuh lemah. Kondisi ini sering terjadi setelah prosedur operasi mata seperti operasi katarak, injeksi intraokular, atau trauma tembus pada mata. Mikroorganisme dapat masuk melalui luka atau sayatan operasi.

Sementara itu, endoftalmitis endogen terjadi ketika infeksi dari organ lain, seperti paru-paru, jantung, atau saluran kemih, menyebar melalui aliran darah ke mata. Kondisi ini lebih sering terjadi pada pasien dengan diabetes, gangguan imun, atau infeksi sistemik berat.

Gejala yang Perlu Di waspadai

Gejala kondisi ini biasanya muncul secara cepat dan progresif. Beberapa tanda umum yang sering di rasakan pasien meliputi nyeri mata hebat, mata merah, pembengkakan kelopak, dan penurunan penglihatan yang signifikan. Pasien juga dapat mengalami sensasi silau, keluarnya cairan dari mata, hingga gangguan penglihatan seperti bayangan kabur atau gelap.

Pada kasus berat, penglihatan bisa menurun secara drastis dalam waktu singkat. Oleh karena itu, setiap keluhan nyeri mata hebat atau penurunan penglihatan mendadak setelah operasi atau cedera mata harus segera di periksakan ke dokter spesialis mata.

Diagnosis Penyakit ini

Diagnosis di lakukan melalui pemeriksaan klinis mata secara menyeluruh. Dokter akan menilai kondisi kornea, bilik mata, dan retina. Pemeriksaan penunjang seperti USG mata dapat di lakukan jika struktur mata tidak terlihat jelas akibat kekeruhan.

Selain itu, dokter mungkin mengambil sampel cairan mata untuk pemeriksaan mikrobiologi guna mengetahui jenis kuman penyebab infeksi. Identifikasi ini penting untuk menentukan terapi antibiotik atau antijamur yang paling tepat.

Penanganan dan Pengobatan

Penanganan kondisi ini harus di lakukan secepat mungkin. Terapi utama biasanya berupa pemberian antibiotik atau antijamur langsung ke dalam mata melalui suntikan intravitreal. Dalam beberapa kasus, antibiotik sistemik juga di berikan sebagai terapi tambahan.

Jika infeksi sangat berat atau tidak membaik dengan pengobatan awal, tindakan bedah seperti vitrektomi dapat di lakukan. Prosedur ini bertujuan membersihkan cairan vitreus yang terinfeksi dan mengurangi jumlah kuman di dalam mata. Keberhasilan pengobatan sangat bergantung pada kecepatan diagnosis dan respons terhadap terapi.

Pencegahan Endoftalmitis

Pencegahan Penyakit ini di lakukan dengan menjaga prosedur steril saat tindakan medis pada mata dan memberikan antibiotik profilaksis sesuai indikasi. Pasien juga di imbau untuk menjaga kebersihan mata setelah operasi dan segera melaporkan gejala tidak normal.

Bagi penderita penyakit kronis seperti diabetes, pengendalian kondisi kesehatan secara optimal dapat membantu menurunkan risiko endoftalmitis endogen.

Penyakit ini adalah infeksi mata serius yang dapat mengancam penglihatan dan kualitas hidup. Meskipun jarang terjadi, dampaknya bisa sangat berat jika tidak di tangani dengan cepat. Mengenali gejala sejak dini, mendapatkan diagnosis yang tepat, dan menjalani pengobatan segera merupakan kunci utama untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.