Oliver Glasner

Oliver Glasner, Perjalanan Karier Pelatih Sukses Asal Austria

Oliver Glasner Salah Satu Pelatih Sepak Bola Asal Austria Yang Di Kenal Berkat Kecerdasan Taktik Dan Pendekatan Modern Dalam Membangun Tim. Lahir pada 28 Agustus 1974 di Salzburg, Glasner mengawali kariernya sebagai pemain sebelum akhirnya menapaki jalur kepelatihan dan mencuri perhatian di level klub Eropa.

Karier kepelatihan Oliver Glasner mulai di kenal luas saat menangani LASK Linz. Di bawah asuhannya, LASK menunjukkan perkembangan signifikan dan tampil kompetitif di Liga Austria. Glasner berhasil membawa klub tersebut finis di posisi papan atas dan lolos ke kompetisi Eropa, sebuah pencapaian yang meningkatkan reputasinya sebagai pelatih berbakat dengan visi jangka panjang.

Nama Oliver Glasner semakin bersinar ketika ia di tunjuk sebagai pelatih VfL Wolfsburg pada 2019. Bersama klub Bundesliga tersebut, ia menerapkan gaya permainan yang disiplin, terorganisir, dan efektif. Puncaknya terjadi pada musim 2020/2021 ketika Wolfsburg finis di posisi keempat Bundesliga dan mengamankan tiket Liga Champions. Keberhasilan ini menunjukkan kemampuan Glasner dalam memaksimalkan potensi pemain serta membangun tim yang kompetitif tanpa bergantung pada bintang besar.

Kesuksesan terbesarnya datang saat melatih Eintracht Frankfurt. Pada musim 2021/2022, Glasner membawa Frankfurt menjuarai Liga Europa, sebuah prestasi bersejarah bagi klub. Kemenangan tersebut tidak hanya mengukuhkan status Glasner sebagai pelatih kelas atas, tetapi juga membuktikan kemampuannya dalam mengelola tekanan dan pertandingan besar di level Eropa. Gaya kepelatihannya di kenal fleksibel, sering menggunakan formasi tiga bek, dengan transisi cepat dan pressing terukur.

Selain prestasi di lapangan, Oliver Glasner juga di kenal sebagai pelatih yang menekankan kerja tim, kedisiplinan, dan komunikasi yang baik dengan pemain. Pendekatan ini membuatnya di hormati di ruang ganti dan di nilai mampu membangun suasana tim yang solid. Ia juga di kenal berani memberi kesempatan kepada pemain muda untuk berkembang.

Ciri Utama Gaya Kepelatihannya

Oliver Glasner di kenal sebagai pelatih dengan pendekatan taktis, disiplin, dan sangat terstruktur. Ciri Utama Gaya Kepelatihannya adalah organisasi tim yang rapi, keseimbangan antara bertahan dan menyerang, serta kemampuan membaca situasi pertandingan dengan baik. Glasner bukan tipe pelatih yang mengandalkan permainan indah semata, melainkan lebih menekankan efektivitas dan efisiensi.

Salah satu karakter paling menonjol dari Glasner adalah penggunaan formasi tiga bek, seperti 3-4-2-1 atau 3-5-2. Formasi ini memberi kestabilan di lini belakang sekaligus fleksibilitas dalam menyerang. Bek sayap atau wing-back menjadi elemen penting karena berperan ganda, membantu pertahanan sekaligus menjadi sumber serangan dari sisi lapangan.

Dalam fase bertahan, tim asuhan Glasner di kenal kompak dan disiplin. Jarak antarlini di jaga rapat, pressing di lakukan secara terukur, bukan agresif tanpa arah. Ia menekankan transisi bertahan yang cepat, sehingga tim sulit di tembus ketika kehilangan bola. Pola ini terlihat jelas saat ia melatih Eintracht Frankfurt dan Wolfsburg, di mana tim mampu menghadapi lawan kuat dengan pertahanan solid.

Saat menyerang, Glasner mengandalkan transisi cepat dan serangan langsung. Begitu bola di rebut, timnya bergerak cepat ke area lawan dengan umpan vertikal dan pergerakan dinamis dari lini tengah. Ia juga memaksimalkan peran gelandang kreatif di belakang striker untuk membuka ruang dan menciptakan peluang. Meski tidak selalu mendominasi penguasaan bola, tim Glasner efektif dalam memanfaatkan peluang.

Selain aspek taktik, Glasner di kenal kuat dalam manajemen pemain dan mentalitas tim. Ia menuntut kerja keras, disiplin, dan tanggung jawab kolektif. Pemain yang tidak berkontribusi dalam bertahan maupun menyerang cenderung tersisih. Namun, ia juga di kenal komunikatif dan mampu membangun kepercayaan, terutama kepada pemain muda.

Oliver Glasner Memulai Kariernya Di Dunia Sepak Bola Sebagai Pemain Bertahan

Oliver Glasner Memulai Kariernya Di Dunia Sepak Bola Sebagai Pemain Bertahan. Ia menghabiskan sebagian besar masa bermainnya di klub Austria, terutama bersama SV Ried, tempat ia di kenal sebagai pemain yang disiplin dan memiliki pemahaman taktik yang baik. Cedera lutut memaksanya pensiun lebih awal, namun dari situlah jalan menuju dunia kepelatihan terbuka.

Setelah gantung sepatu, Glasner langsung terjun ke dunia manajemen tim. Ia mengawali karier kepelatihannya sebagai asisten pelatih dan analis di SV Ried, sebelum akhirnya di percaya menjadi pelatih kepala pada 2014. Bersama Ried, Glasner menunjukkan potensi sebagai pelatih muda yang menjanjikan dengan pendekatan taktis yang rapi, meski bekerja dengan sumber daya terbatas.

Nama Glasner mulai mendapat perhatian luas saat menangani LASK Linz pada 2015. Di sinilah reputasinya benar-benar terbentuk. Ia membawa LASK promosi ke Bundesliga Austria dan secara mengejutkan mampu bersaing di papan atas liga. Glasner berhasil menjadikan LASK sebagai tim yang solid, agresif, dan terorganisir, hingga lolos ke kompetisi Eropa. Prestasi ini membuatnya dipandang sebagai salah satu pelatih terbaik Austria saat itu.

Pada 2019, Glasner melangkah ke level yang lebih tinggi dengan menerima tawaran melatih VfL Wolfsburg di Bundesliga Jerman. Di Wolfsburg, ia sukses menerapkan filosofi permainannya dan membawa klub finis di posisi empat besar Bundesliga musim 2020/2021, sekaligus mengamankan tiket Liga Champions. Hasil ini memperkuat reputasinya sebagai pelatih yang mampu bersaing di liga top Eropa.

Puncak karier Glasner datang ketika ia melatih Eintracht Frankfurt. Pada musim 2021/2022, ia mencatat sejarah dengan membawa Frankfurt menjuarai Liga Europa, sebuah prestasi besar yang mengangkat namanya ke level elite pelatih Eropa. Kesuksesan tersebut membuatnya semakin di minati klub-klub besar.

Secara keseluruhan, karier Oliver Glasner mencerminkan perjalanan pelatih yang berkembang secara bertahap, dari level lokal hingga panggung Eropa, dengan reputasi kuat sebagai pelatih taktis, disiplin, dan bermental juara.

Saat Ini Oliver Glasner Menjabat Sebagai Pelatih (Manajer) Klub Crystal Palace

Saat Ini Oliver Glasner Menjabat Sebagai Pelatih (Manajer) Klub Crystal Palace di Premier League Inggris. Ia di angkat menjadi manajer Palace sejak 19 Februari 2024 setelah Roy Hodgson mundur dari posisi tersebut, dengan kontrak yang berlaku hingga akhir musim 2025/26.

Di bawah arahan Glasner, Crystal Palace mengalami periode yang relatif positif. Klub berhasil meraih gelar FA Cup pertama dalam sejarahnya pada musim 2024–25, sebuah pencapaian besar bagi tim yang sebelumnya jarang tampil di final kompetisi besar. Selain itu, Palace juga memenangkan FA Community Shield 2025 setelah mengalahkan Liverpool dalam pertandingan yang menentukan.

Kinerja Glasner tidak hanya membuahkan trofi, tetapi juga peningkatan performa di liga. Crystal Palace berhasil mencatatkan prestasi terbaik mereka di Premier League dalam beberapa musim terakhir. Termasuk finis di posisi papan tengah yang kuat dan mengamankan kualifikasi untuk kompetisi Eropa. Ini menunjukkan dampak positif yang di bawa Glasner sejak kedatangannya di Selhurst Park.

Glasner sendiri memiliki kontrak yang mengikatnya dengan Crystal Palace hingga akhir musim 2025/26. Meskipun klub sempat membuka pembicaraan soal kemungkinan perpanjangan kontraknya karena prestasi yang diraih dan minat dari klub lain.

Dengan demikian, karier klub saat ini bagi Oliver Glasner adalah sebagai manajer Crystal Palace. Di mana ia memimpin klub tersebut dalam kompetisi Premier League dan kompetisi Eropa, serta membawa timnya mencapai prestasi bersejarah dalam beberapa musim terakhir Oliver Glasner.