Site icon BeritaMetro24

BAIC Indonesia Siap Luncurkan Arcfox T1 Tahun Ini

BAIC Indonesia

BAIC Indonesia Siap Luncurkan Arcfox T1 Tahun Ini

BAIC Indonesia Akan Menghadirkan Arcfox T1, Mobil Listrik Kompak Dari Sub‑Brand Arcfox Yang Dipersiapkan Meluncur Di Tanah Air Pada Tahun Ini. Kehadiran Arcfox T1 di pasar Indonesia menandai ambisi BAIC untuk memperluas jajaran EV mereka. Sekaligus memperkuat pilihan konsumen lokal dalam segmen kendaraan listrik penuh.

Arcfox T1 sudah resmi di luncurkan di China terlebih dahulu dengan posisi sebagai mobil listrik kompak bergaya hatchback yang kompetitif di kelasnya. Model ini di banderol di pasar China mulai dari sekitar 62.800 yuan (setara kisaran Rp140 jutaan) harga yang cukup agresif untuk segmen EV kompak. Dan di posisikan sebagai pesaing langsung kendaraan listrik populer seperti BYD Dolphin dan BYD Atto 1 dalam beberapa versi pasar globalnya.

Ukuran bodinya cukup ideal untuk perkotaan dengan dimensi panjang sekitar 4.337 mm, lebar 1.860 mm, serta wheelbase 2.770 mm. Memberikan keseimbangan antara kelincahan di jalan sempit dan ruang kabin yang fungsional di dalamnya. Desain Arcfox T1 mengusung bahasa “Arc‑Flow” yang modern dan aerodinamis. Sekaligus memberi kesan futuristik yang khas mobil listrik generasi baru dari BAIC.

Rencana BAIC Peluncuran di Indonesia

BAIC Indonesia sudah menyatakan bahwa Arcfox T1 akan masuk ke pasar Indonesia pada 2026. Dan kemungkinan besar akan di luncurkan secara resmi di ajang otomotif besar seperti Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 sebagai platform perkenalan utamanya di Tanah Air. Salah satu eksekutif dari BAIC Indonesia bahkan menyebutkan rencana peluncuran mobil listrik ini di negara kita pada sekitar bulan Februari 2026. Menandai awal kompetisi baru dalam segmen EV kompak domestik.

Langkah BAIC Indonesia ini juga sejalan dengan tren global maupun lokal yang semakin mendukung mobil listrik sebagai masa depan mobilitas yang bersih dan efisien. Sesuai dengan target nasional untuk memperluas base kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.

Teknologi dan Fitur Interior yang Menarik

Arcfox T1 di bekali berbagai fitur yang menjanjikan pengalaman berkendara modern. Di bagian interior, mobil ini menghadirkan dua layar digital: panel instrumen LCD 8,8 inci dan layar tengah berukuran 15,6 inci yang mengambang sebagai pusat kendali sistem infotainment dan fitur lainnya. Tata letak kabin di buat minimalis namun fungsional. Termasuk kompartemen penyimpanan yang praktis dan ruang kaki yang lega untuk ukuran mobil kompak.

Sistem kabin pada Arcfox T1 juga menggunakan material yang di rancang nyaman dan bersih (Extreme Clean Cabin). Yang di klaim punya lapisan anti‑noda setingkat nano serta material rendah emisi VOC untuk menciptakan suasana interior yang sehat dan nyaman selama berkendara.

Performa dan Pilihan Jarak Tempuh

Arcfox T1 menawarkan pilihan dua varian jarak tempuh baterai: sekitar 320 km dan 425 km dalam sekali pengisian penuh. Dengan dua opsi ini, konsumen bisa memilih sesuai kebutuhan harian atau perjalanan panjang yang lebih jauh. Versi jarak tempuh yang lebih panjang bahkan sudah tersedia untuk pengiriman lebih cepat bagi konsumen di luar China.

Motor listrik yang di gunakan menghasilkan tenaga maksimum sekitar 70 hp, yang cukup untuk mobil kompak listrik bergaya urban. Konfigurasi baterai yang di gunakan juga merupakan tipe lithium besi fosfat (LFP) yang di pasok oleh pemasok besar. Memberikan keseimbangan antara umur baterai yang baik dan manajemen biaya produksi.

Potensi Persaingan dan Rekomendasi Pasar

Arcfox T1 diprediksi akan menjadi salah satu pesaing serius di segmen mobil listrik kompak di Indonesia. Dengan harga kompetitif dan fitur serta jarak tempuh yang menarik. Model ini punya potensi menjangkau konsumen muda atau keluarga. Yang ingin memiliki EV terjangkau namun tetap lengkap teknologi dan kenyamanan interiornya.

Persaingan di segmen EV tidak hanya datang dari merek China lainnya seperti BYD. Tetapi juga dari merek global yang mulai memasukkan kendaraan listrik kompak ke pasar Indonesia selama 2026. Hal ini membuat pilihan konsumen makin beragam, sekaligus mendorong pertumbuhan ekosistem EV secara lebih cepat dan berkelanjutan.

Exit mobile version